Pelatihan Rebana Terstandar Al Fithrah di Desa Ngadipuro Widang Tuban Jawa Timur
Al Fithrah Standardized Rebana Training in Ngadipuro Widang Village, Tuban, East Java
Keywords:
Pelatihan Rebana, Standar Al FithrahAbstract
Rebana is a percussion instrument used at the time of welcoming the Prophet's migration from Mecca to Medina. Then, this event became the trigger for the musical instrument that was actually used in Islamic circles. Although musical instruments continue to develop in the world, rebana is a music instrumen that is legally agreed to use in Islamic and it is different from other instruments in music that are still being debated among experts (faqih) to this day. In its development, Rebana became a tradition that was passed down from Muslim generations to the next Muslim generation. For this reason, the Al Fithrah pesantren, which has a good rebana standards, feels the need to provide assistance to communities who have interest in preserving the use of rebana around them. The choice of rebana training was based on participatory action research conducted in the village of Ngadipuro Widang Tuban. The rebana training was conducted for a group of young people who have a cultural affiliation to the tradition of the traditional Islam in the Widang Tuban area.
Downloads
References
Novira Ramadani, Nurhayati, dan Ruszita Sari, “Upaya Meningkatan Minat Generasi Muda dalam Kegiatan Rebana di Desa Teluk Batil”, Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Vol. 2, No. 1 (Juni 2023), 19-26.
Mochammad Septa Satria Saputra, “Pelatihan Kesenian Rebana Grup Al-Maghfiroh di Cikambuy Desa Sangkahurip Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung”, DESKOVI: Art and Design Journal, Vol. 3, No. 1 (Juni 2020), 49-58.
Muhammad Rizal Rachman, Ari Widyaningrum, dan Husni Wakhyudin, “Karakter Religius Melalui Pendidikan Seni dalam Ekstrakurikuler Rebana SDN Batu 1”, DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, Vol, 4. No, 1 (Maret 2021), 57-65.
I Gede Yudarta dan Tri Haryanto, “Eksistensi Kesenian Rebana Gending Desa Langko dalam Masa Pandemik Covid-19 di Lombok”, MUDRA Jurnal Seni Budaya, Vol. 36, No. 2 (Mei 2021), 170 – 178.
Muhammad Rio Gilang Ramadhan, Akil, dan Jaenal Abidin, “Penerapan Ekstrakurikuler Qasidah Rebana dalam Penanaman Nilai Religius pada Siswa di SDN Palumbonsari 1 Karawang Timur”, ISLAMIKA: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, Vol. 4, No. 4 (Oktober 2022), 636-653.
Tri Susanti dan Joko Pamungkas, “Analisis Penggunaan Alat Musik Rebana sebagai Media Pembelajaran Seni Musik Anak Usia Dini”, Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 7, Issue 2 (2023), 2037-2045.
Retno Adhalia, “Pertunjukan Seni Rebana Grup Al-hijrah dalam Acara Pernikahan di Kelurahan Karya Jaya, Palembang”, Promusika, Vol. 8, No. 1 (April 2020), 42-48.
Irfatul Lailiyah, “Pembelajaran Ekstrakurikuler Rebana untuk Merangsang Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini di RA PSM Kanigoro Kras Kediri”, Tumbuh kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD, Vol. 7, No. 1 (2020), 60-70.
A. Bakhruddin dan Anjar Anggita Risasongko, “Pembiasaan Sikap Tasamuh Santri Melalui Pembelajaran Rebana Kolosal”, Jurnal Penelitian, Vol. 16, No. 2 (Agustus 2022), 371-390 http://dx.doi.org/10.21043/jp.v16i2.18986
Widya Nissa Wildani dan Asnita Frida Sebayang, “Kesiapan Regulasi Pemerintah dalam Implementasi Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha untuk Penyediaan Infrastruktur Metropolitan Rebana”, Bandung Conference Series: Economics Studies, Vol. 3 No. 1 (202), 55-63 https://doi.org/10.29313/bcses.v3i1.5952
Nurul Maulidiyatur Rahmah dan Istantyo Yuwono, “Analisis Pengendalian Bahan Baku Utama untuk Meminimalkan Biaya Persediaan pada Rebana”, Journal of Industrial View, Vol. 04, No. 02 (2022), 23 – 34.
Djohan, Psikologi Musik (Yogyakarta: Buku Baik, 2003), 7-8.
Syahrul Sah Sinaga, "Fungsi dan Ciri Khas Kesenian Rebana di Pantura Jawa Tengah"HARMONIA JURNAL PENGETAHUAN DAN PEMIKIRAN SENI Vol. VII No. 3 / September – Desember 2006.
Banoe, Kamus Musik (Yogyakarta: Kanisius, 2007), 354.
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekata Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D (Bandung: Alfabeta, 2015), 15..
Data Desa (tt, tp). 03.
Mahabbatul Camalia. “Toponimi Kabupaten Lamongan (Kajian Antropologi Linguistik)”, Parole, Vol.5 No.1 (April 2015), 74-83;
L. Prima Pandu Pertiwi, Suyanto, Sri Puji Astuti, “Toponimi Nama-Nama Desa di Kabupaten Ponorogo (Kajian Antropolinguistik)”, NUSA, Vol. 15 No. 3 (Agustus 2020), 330-340;
Syaifudin Zuhri dan Moh. Ahsan Shohifur Rizal, “Analisis Fungsi dalam Sastra Lisan Penamaan Desa Bantur Kecamatan Bantur Kabupaten Malang (Tinjauan Sastra Lisan)”, Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, Vol. 8, No. 2 (2022), 889-900;
Nurul Atikah Fauzi, “Cerita Rakyat dalam Toponimi Desa Sirnabaya di Kabupaten Cirebon”, Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS), 2020, 107-113.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Iksan Iksan, Abdul Mun'im Cholil, Abusari Abusari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



